Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

SALAHUDIN ITU SUKA PENGAMPUN

Dia mengampuni Ibu yang mengurung anaknya,
oleh sebab anak yang dikurung hanya karena memecahkan kendi
Dia mengampuni Ibu yang membentak anaknya

Dia mengampuni Kakak yang menggigit kepalanya,
oleh sebab Kakak itu tiada mengerti dunia

Dia mengampuni Ayah yang menyabet-nyabet sapu pada punggungya,
oleh sebab Ayah yang merindukan Tuhan

L Law Light Masih Tetap Hantu di Bukittinggi

L Law Light masih tetap menghantui kota Bukittinggi. Sejak kematiannya di umur 21 tahun, dia memang menjadi momok yang sangat menakutkan di kota itu. Adalah anak kecil bernama Near, yang dititipkannya ke penerus Watari, yaitu K. Atau kunci dari sang malam, arwah sang siang yang menolak untuk mengucapkan selamat pagi pada Jepun.

L pergi ke Barat, mengikuti matahari terbenam. Dia memilih untuk pulang, atau mati? Sama saja. Dia bilang ke Watari, yang hidup di hatinya, "Watari, konoshikaide.. Bla bla bla bla bla.."

Negeri masa depan, penyair dari kerajaan bulan.

Scott McCloud Duel Dengan Stephen Hawking

Dear, Indonesian People

Seperti yang kita tahu sebelumnya, bahwa Stephen Hawking adalah penulis buku "The Theory of Everything". Lalu, siapa itu Scott McCloud, sahabat dari Indonesia pasti bertanya-tanya, dan kalau membuka info dari Wikipedia, pastinya info cuma ada secuil dan membosankan. Iya, kan?

Scott McCloud adalah orang terakhir yang memberi penghormatan kepada Will Eisner, sahabat sekaligus saudara terakhir dari Albert Einstein. Dan, dengan adanya Scott McCloud, disadari jugalah bahwa Cloud Strife adalah pendekar buatan.

Itu semua, Meta maupun Mate, atau teori apa pun, terjelaskanlah sudah. Dan ini akan menutup kemungkinan bahwa "The Theory of Everything" berasal dari Tuhan.

Hormat saya,

Emil Reza Maulana (Bapak Komik Indonesia)

About Maqam of Emil Reza Maulana

After he die, hard of death. And deathly hallows gone be sure. L passed away, he decide for be Near (Deka). Riani married with Zafran, and reincarnated by Zafran Junior, the Ziggy Zezsyavieonnazabrizkie fiance.

And she's death. Haunted in Damaskus. And Harry Potter is just beginning by Batman. In Palestine, Japanese people go to adopt every child.

Near is Deka.

Emil is Emy, the daughter of Amy. They're police and cop.

Amy is Emil, the brother of Emy. They're cop and police.

And, what about L?

She really really eat that heroine and end.

Welcome to Mutant Dymension

Every Krystal is child, gifted youngsters and having school at Xavier School. And I, the headmaster, is having knowing of you all. The son of the light. But, you have to know about everything is that mutation. You, become the mutant after the meteorites gave me the special abilities.

And then, you could be changing to be a God.

Deva.

I am the Balaram, or she's Krishn the Basudev. Krishn, is the little brother of Balaram, and Balaram is the older one.

But.

Didn't you think their similiarity?

Warmest Regards form J-City,

Prof. Pelesetupat, M. Ant

Indonesian People (an etnographic novel)

Indonesian People (an etnographic novel)
Emil Reza Maulana



Dedicated for Gadis Siput





Contents 1.The 2.After Word 3.Is Going On













1. The
, If you're disappear from me, it will make a sad for sure. But. If I disappear from this world, who will be sad for me? I’m always thinking about that. Although I still shame to writing this letter, and still learning English at a course, I try to be brave. That’s because Ibuku, my firstly English teacher. I though I have to tell you some history of my life. And this is the key of my life. I will tell you everything that happen and happened to me, and anything that I have ever know and knew, also all the things that I founded. And one of them is you, Gadis Siput. Yes, you are.
@
In a night, when I was be a patient of Yos Sudarso Hospital, I choose to walking around on the corridor. Someone just make me broken heart on this afternoon. A girl that I called Nona Teh, a girl that I find at the first time at one of hotel in this city, Padang at 2016, that is a few …

Pasar Barter di Shelter Utara: awal mula 2017

"Saya tidak mengenal Syams Tabriz," ungkap Cho, pendiri dari Shelter Utara, "Saya hanya mengenal Madrid Ramadhan, dan dia jelas-jelas bukan Syamsudin."

Begitulah, semenjak tim ekspedisi Emil Rezam (alm.) yang menginap di Shelter Utara, di dekat Jln. Berok Raya, Padang, sewaktu Pasar Barter yang akan diumumkan sebentar lagi. Yakni di tahun 2018, tapi entah kapan terlaksana.

"Mudah-mudahan tahun ini. Kalau tidak, ya tahun besok." jelas Cho, akhirnya kepada tim ekspedisi Emil Rezam. (l.1)

RYUZAKI: IT MIGHT BE IF MY WORKS IS DONE

Setelah selesai menjadi mitos di Unand, L Law Light akhirnya mengabdikan diri menjadi headmaster di X Mansion, di satu kawasan di kota Bukittinggi. Dia selesai menjadi jurnalis, dan melepaskan kameranya dan mengganti kamera itu dengan kacamata lensa putih. Dia telah selesai menjaga Sang Kakak yang akhirnya juga selesai dengan sangat bagus.

Seperti diketahui, L Law Light yang dulu sempat bekerja sebagai detektif swasta, yang juga sempat dipanggil dengan kode "Ryuzaki", telah menjalani pengobatan penyakit gula yang selama ini dia hadapi akibat pengorbanan dari teknik-teknik yang dia lakukan selama ini.

Dia juga merayakan kelulusannya itu dengan berjalan-jalan di kampung halamannya. (em.)

Orde Milenial: aku menulis ditemani selimut dan kopi, chapter 3

Aku beranjak dari angan-anganku tentang toko kopi dan Indonesia.Lalu, aku teruskan menulis ditemani selimut dan secangkir kopi. Di salah satu sudut kamarku. Berdua saja dengan komputer pentium. Aku jadi teringat psikolog setiaku, Zera Mendoza, di mana ia selalu menyempatkan untuk menagih tulisan-tulisanku. Meski pun tak pernah kuanggap serius, lelaki itu memang benar-benar menginginkan tulisanku diterbitkan. Satu hal yang jadi masalah: aku tak punya dana.Tak ada penerbit mayor yang mau tulisanku terbit, dan tak ada penerbit independen yang mau gratisan. Meski pun aku selalu begadang di tengah malam, dan meski aku juga bisa menulis Inggris seperti Minke--di novel keduanya, Anak Semua Bangsa, Pram menuliskan Minke menerima banyak kemajuan, salah satunya menulis dalam bahasa Inggris--tulisanku tak pernah terbit. Kecuali yang suatu kali, "Emil's Mentation", dicetak secara terbatas. Naskah filsafat kacangan, kataku ke orang-orang, Terlalu banyak typo di setiap halaman! Kataku…

Orde Milenial: aku dan affogato, chapter 2

Aku memesan affogato, es krim kopi yang kupikir hanya ada di kedai kopi Rimbun, Padang, ternyata juga hidup di sini. Es krim yang belum pernah disentuh siapa pun, termasuk kehangatan Deka Andriani si Gadis Siput. Atau oleh perempuan-perempuan setelahnya, seperti Nona Teh Beyond, yang kutemukan pertamakali di bawah bulan purnama, di perbatasan kota yang sama dengan tempat kedai kopi Rimbun. Tapi. Kisahku harus berakhir dengan Gadis Siput, di dekat sebuah persimpangan.Antara hidupku, dan hidupnya.Omaigat di sini dingin sekali.Aku pun benar-benar masuk ke dalam toko kopi itu.#Aku becanda. Gadis Siput atau Deka Andrianimaukahkaujadiistriku, tidak pernah pergi dari Indonesia.Deka dan kampung halaman. Kecuali untuk turnamen, pernah sekali ia ke Negeri Jiran, Malaysia. Tempat aku mengawali langkah. Tahap pertama di saat aku berpisah dengan para masyarakat Samudera Hindia. Menjadi mandiri di tengah para orang asing, dan ternyata membuatku bertemu lagi dengan affogato. Es krim kenangan di masa…

Orde Milenial: mengenang seorang perempuan bernama Gadis Siput, chapter 1

Saat itu di Leiden, musim panas akan kembali ke sini jika hujan memilih berhenti. Aku di sebuah toko kopi yang mengingatkanku pada masa lalu. Masa laluku dengan seorang perempuan bernama Deka, gadis yang datang setelah berkali-kali kunikmati lagu "Fox Rain", dan kututup dengan lagu "Jangan Ajak-ajak Dia" dibarengi guling yang baru kubeli.Guling ini, ada boneka di jahitan atasnya. Boneka telepon khas drama film kartun One Piece, bentuknya lucu, seperti siput. Cih! Lagi-lagi ini mengingatkanku pada Deka, yang saat itu ingatan tentang wajahnya kuabadikan di esay "Once Upon a Time ini Yos Sudarso". Esay bersambung yang dilanjutkan dengan "After Yos Sudarso" serta "Gadis Siput Upset".Hmm.Tadi pagi, Bang Hen menelepon, dia menanyakan keadaanku dan aku bertanya tentang keadaan keluarga di West Sumatra. Daerah kelahirannya. Rumahku. Kampung halaman yang selalu saja memanggil-manggil untuk pulang. Berkali-kali aku nyaris tersandung dan hampir j…

RESENSI CERPEN: Melodrama di Negeri Komunis

Tokoh utama itu, saya kira dia adalah satu dari sekian tokoh revolusioner yang selama ini kita kira-kira dan terka di mana keberadaannya: Tan Malaka.Pejuang Indonesia ini, pada masanya ia telah membentangkan sayap termasuk ke Komintern, Rusia, di mana ia akhirnya terpaksa mundur dari jabatannya sebagai wakil Komunis dari Indonesia. Barangkali juga saat itulah Stalin memaksakan kehendaknya pada dunia. Saya tidak tahu. Sejarah terlalu kabur.Tapi, jika kita kembali membahas cerpen ini, "Melodrama di Negeri Komunis" sangatlah berbeda jauh dengan novel karangan Hendri Teja, Tan yang novel keduanya terbit beberapa waktu lalu.Saya suka ketika si tokoh utama cerpen akhirnya menerima kekasih-melodramanya dengan ikhlas. Ini sekali lagi, mengingatkan saya kepada Tan Malaka. Dan pada kalimat terakhir, sewaktu si tokoh utama kembali memilih diksi berkonotasi waktu, "Enam belas tahun kemudian, masih juga kulihat melodrama di matanya yang berlinang-linang." serta kisahnya mengena…

Cinta

Aku kehilangan rasa cintaku terhadap manusia. Ini pernah terjadi sebelumnya di tahun 2017 lalu, di mana kutemukan diriku hampa. Sangat hampa. Seperti kehilangan fitrahnya, kata Rendra di salah satu sajaknya.Dan, aku baru saja mengirimkan naskah-naskahku ke Om Kw. Bukan seperti Emil's Mentation, melainkan tak pernah terjadi sebelumnya..-

Establishing Vows and Celibacy

CastRahna (Laki-laki, 22 thn)DI DEPAN GERBANG VIHARA BUDDHARahna (bahasa hati) : Namaku Rahna.SOUND. Suara angin berhembusRahna (bahasa hati) : Dan aku baru patah hati.SOUND. Suara lalu lintas jalan di depan vihara.Rahna (bahasa hati) : Apakah takdir akan membuatku menjadi seorang murid dari Sidharta, atau aku harus terus perjuangkan ini?CLOSE UP. Telapak tangan Rahna.Hujan.Jatuh setetes air ke telapak tangan Rahna.Hujan.Rahna basah kuyup.Rahna (bahasa hati) : Apakah aku akan hidup seperti Bisma Dewabrata?EXT. Halaman vihara, basah terkena hujan.Rahna (bahasa hati) : Atau seperti Rahwana, yang menculik seorang insan dari kekasih cinta matinya?FLASHBACKCastRahna (Laki-laki, 22 thn)
Ami (Perempuan, 22 thn)
Ben (Laki-laki, 23 thn)Rahna: Kukira, kau harus segera menikah, Ben.Ben: Maksudmu?Rahna: Lihatlah! Ami sejak dulu selalu menunggumu.Ben: Anjrit!!Ami: Dengerin tuh, Ben.Ben: (diam tanpa kata)FLASHNEXT. Hujan di viharaRahna (bahasa hati) : Tidak ada yang namanya perempuan setia. Mereka …

Melajang

Aku baru diselesaikan oleh cinta. Hati yang terlampau menatap masa depan, kini hanyut ke laut menuju matahari terbenamAku sudah tua,Aku pun takkan mungkin melupakan nyeri di dada. Rindu terkatung-katung sementara musim menggegas kepada kehampaanAku bangkit kini,Dan hidup sebagai pendeta